Selasa, 14 Mei 2013
Kamis, 04 April 2013
Dayung Teriak! Dayung Teriak!
Yeah! udah lama kita mau nyobain gimana rasanya terombang ambing di sungai Citarik dan rasanya nyebur ke juram muter-muter kaya orang hanyut. Rafting! kita berangkat pagi-pagi buta menuju Citarik buat rafting di sini. Tadinya kita dapet jadwal rafting jam 2 siang, tapi karna kita dateng jam 10 pagi, kita dipersilahkan untuk rafting duluan karna tamunya lagi sepi.. Tanpa basa-basi, kita langsung ganti kostum buat rafting. Setelah ganti kostum, kita naik mobil pick-up menuju start point. Sampai start point, kami dibagi 2 team yang setiap perahu berisi 5 orang. Sebelum kita bener-bener rafting, Kang dayat ketua di Tim saya ngajarin istilah-istilah dunia rafting dan gimana prakteknya kaya.. dayuuunggg depan!! dayuungg belakang!! pindah kanan!! pindah kiri!! BOOM (merunduk)!! bagaimana cara berenang saat rafting, bagaimana cara mengangkat teman yang jatuh dari perahu untuk naik, dann bagaimana cara nyeburin temen.. hehehe
Ekspresi ketemu kamera!
Keren kan..
Ekspresi ketemu BIAWAK!
Keren kan...
Ya begitulah rasanya rafting di Citarik 19 KM.. masing-masing juram yang kita lewatin pasti ada namanya, kaya juram ayu, juram rocky, dan lain-lain. Walau pulang badan pegel-pegel, tapi kita bisa FUN dan bebas teriak sesuka hati. Trimakasih teman-teman dan semua kawan-kawan www.arusliar.co.id
yang ramah-ramah dan menyenangkan
satu kata buat Rafting... Rafting itu nagih!
Sabtu, 02 Maret 2013
Salah CHECK IN!
Saya bukan traveler, juga bukan backpacker, tapi saya suka jalan-jalan. Jalan kemanapun hati saya mau. Siapa sih yang ga suka jalan-jalan? menghilangkan sejenak kejenuhan aktifitas sehari-hari, merasakan suasana yang berbeda ga seperti biasanya. Bebas dari semua urusan kantor, ya walaupun habis itu ketemu lagi sama yang namanya si kerjaan. Ga cuma waktu hari-H, saya juga suka proses sebelum saya mau jalan-jalan. misalnya, serunya hunting tiket pesawat (nongkrong depan web semua maskapai sampe telat masuk kerja), browsing-browsing tentang tempat yang kita mau datengin, rute jalannya, alternatif kendaraan, sewa mobil (cari-cari yang paliiinggg murah), dan ga ketinggalan akomodasi pastinya.
Biasanya saya kalau cari penginapan di www.booking.com sama www.agoda.com dan waktu itu rencananya saya mau ke Lombok dan transit di Bali, jadi harus nginep di Bali semalem. Saya sering cek email siapa tau ada promo murah di inbox. Dan ternyata bener! ada promo hotel di Kuta dengan harga Rp.166rb.. Gilaaa dengan harga segitu nginep di hotel berbintang ya jarang. Buru-buru saya klik tombol "pemesanan" karna disitu tertulis kamar tinggal 1. Dengan sumringahnya saya klik, klik, klik, klik, oke. "Terimakasih Pemesanan Anda Telah Dikonfirmasi". Wahhh senengnya...
Ga lama, saya cek email dong.. saya buka sambil senyum-senyum... saya baca dari atas belom sampe bawah, berhenti mata saya di tanggal check in. SHIT! check in tanggal 26 Februari 2013 check out 27 Februari 2013. Tidaaaaakkkkk!!!! Saya lupa ganti tanggalnyaaaa... Saya salah check in. *panik guling-gulingan dilantai
Dan BODOHnya lagi, saya baru baca syarat dan ketentuan dari promo itu, kalau pemesanan tidak dapat dikembalikan ataupun dicancel dan dipindah tanggal lain. Saya bener-bener lagi error... besoknya saya di telfon dan saya dapat tagihan full charge. hahahaha
Hmmm... pelajarannya, lain kali kalau mau booking apapun itu harus fokus, waktu itu saya juga lagi ngerjain 3 aktifitas soalnya, jadi ga fokus.. haduh sayang banget yah... huhuhuhu padahal lg promo murah.
Label:
agoda.com,
booking.com,
cari hotel,
cari hotel di lombok,
hotel,
web hotel
Rabu, 06 Februari 2013
Kamis, 03 Januari 2013
Mereka Sebut "Surga"
Kehidupan yang sama setiap harinya, rutinitas yang membosankan, Aku ingin sesuatu yang beda. Sesuatu yang membuatku dapat merasakannya, senang, sedih, takut, Aku lupa rasanya itu. Aku ingin pergi ke suatu tempat yang belum pernah kudatangi sebelumnya, melihat, mendengar, merasakan, menyentuh.. dan ini akhir tahun, tepat rasanya mencari dan menemukan sesuatu yang baru. Entah apa itu, entah apa yang aku cari, aku hanya mencoba berjalan dan merasakan, dan Tuhan telah mengatur skenarionnya, Dia tidak mengizinkan aku untuk pergi sendiri, Dia mengirim 2 orang untuk menemaniku, salah satunya seseorang yang sayang padaku. Seseorang yang jauh... Tiba-tiba mendekat dan ada menemaniku.
Kami akan ke sebuah Pulau yang mereka sebut "Hidden Paradise". Pulau sempu, sebuah pulau kawasan cagar alam yang dilindungi pemerintah terletak di desa Sumber Agung, Kecamatan Sumbermanjing Malang. Dari Jakarta kami naik kereta Majapahit dengan harga Rp. 280rb/org dan turun di St. Kota Baru Malang. Sampai sana kami naik angkutan umum jurusan Gadang dengan tarif Rp. 3000,-/org. Sampai Gadang, kami naik Bison, angkutan umum yang mirip dengan Elf tujuan Pasar Turen tarifnya Rp. 4000,-/org. Sampai Pasar Turen kami membeli logistik untuk kebutuhan camp di Pulau Sempu nanti. Disana banyak toko yang berjualan, Indomart juga ada. Setelah logistik terbeli, kami naik angkutan umum warna biru tujuan Sendang Biru, disinilah kesabaran mulai diuji, karna supirnya tidak mau berangkat kalau penumpangnya belum penuh semua. Perjalanannya cukup lama, dan akhirnya kami turun di depan pos Perhutani. Untuk angkutan umum Turen-Sendang Biru Rp. 15rb/org. Masyarakat disini sudah tidak lugu seperti di Bromo, mereka sudah kenal uang. Sampai Sendang Biru kami harus meminta izin dahulu ke Perhutani, saat itu sedikit ketat karna ada orang hilang di Sempu dan baru saja ditemukan setelah hilang 4 hari. Jadi mereka kurang ramah pada kami.
Setelah kami mengurus perizinan Rp. 20rb,- dan membayar guide Rp. 100rb, kamipun harus membayar kapal untuk menyebrang Rp. 100rb,-. Karna saat itu yang berangkat hanya kami, jadi tidak bisa join kapal. Padahal kami hanya menyebrang 10 menit dan jaraknya dekat. Setelah itu kami bersiap untuk tracking ke Segara Anakan. Waktu itu cuaca tidak bersahabat, hujan dan jalannya berlumpur, track yang seharusnya bisa di lewati 1 jam kami lewati dengan waktu 2 jam. Karna kurang prepare, dan tas kamera tidak ada cover bagnya, alhasil basah dan kena lumpur. Jadi, sebaiknya kalau ke sempu musim hujan, semua barang elektronik di masukkan kedalam plastik.
Setelah 2 jam kita tracking, dari kejauhan kami melihat air hijau yang sangat indah.. Akirnyaa.. Segara Anakan... I'm Comming... dengan nafas-nafas sisa kami menuruni jalan berlumpur dan langsung berlari kedalam air.
Sayang sekali saat itu musim liburan, jadi pulau sedikit ramai, dan saya tidak merasakan "Privasi" yang ingin saya cari. Kedamaian.. Kesepian... belum saya dapat disana.
Esok hari, kamipun menikmati keindahan Segara Anakan. Tapi sayang, pulau cantik ini sudah ternoda oleh tangan-tangan jahil yang mengaku dirinya Pecinta Alam. Mereka yang mengaku Pecinta Alam, dengan asiknya membuang sampah plastik, sampah bekas makan, bahkan ada yang mencuci piring dengan sunlight disini. Kalian yang mengaku Sang Pecinta Alam.. Tidak malukah kalian pada alam?
Pulau ini cantik, tapi saat kami kesana, dia masih malu-malu menampakkan kecantikannya, mungkin dia marah, kesal, karna tidak terjaga, banyak yang tidak menghargainya, manusia manusia yang tidak perduli kecantikanmu. Pulau yang dahulu mereka sebut surga, surga yang tersembunyi... Aku mau itu kembali..
3 hari 2 malam.. aku belajar sesuatu.. banyak hal yang membuatku selalu bertanya-tanya... Apa yang aku cari ?
Langganan:
Postingan (Atom)





